Tuesday, May 21, 2013

IF-ELSE PHP


Huuhuhu, saya menulis lagi :D
Kebetulan dapat tugas dari kampus tercinta UNIVERSITAS BENGKULU , prodi paling ajib dah TEKNIK INFORMATIKA ( yang udah banyak ngabisin waktu saya (3 tahun)), tapi begitu bermakna.


Sekarang ini saya ingin membahas tentang IF ELSE, saya yakin bagi orang yang berkutat di dalam dunia yang sebenarnya gak jelas dan gak berbentu ini pasti udah sering ketemu mengenai IF ELSE, statement ini pun sering sekali di gunakan. Karna itu mari kita mereview kembali mengenai IF ELSE.
  • if statement – statement untuk mengeksekusi barisan kode yang tertulis di dalamnya, dengan syarat kondisi yang ada memenuhi syarat statement if.
  • if…else statement – statement untuk mengeksekusi barisan kode yang tertulis di dalamnya, dengan syarat kondisi yang ada memenuhi syarat

E-Com Pengurutan Array (sorting) PHP

Huuhuhu, saya menulis lagi :D
Kebetulan dapat tugas dari kampus tercinta UNIVERSITAS BENGKULU , prodi paling ajib dah TEKNIK INFORMATIKA ( yang udah banyak ngabisin waktu saya (3 tahun)), tapi begitu bermakna.

Sekarang ini saya ingin membahas tentang Sorting :D


Sorting

Nih saya ingin coba menjabarkan kepada teman semua tentang Pengurutan dengan array (array sorting).
Tapi disini pengurutan yang di maksud hanya untuk ascending saja dan descending saja. Sebelum itu kita harus tau dulu apa itu Ascending!


A. Ascending

Ascending adalah metoda pengurutan berdasarkan yang utama (kecil) hingga akhir(besar) ,

Friday, May 17, 2013

E-COMMERCE


e-Commerce  merupakan  prosedur  berdagang  atau  mekanisme  jual-beli  di  internet  dimana  pembeli  dan  penjual  dipertemukan  di  dunia maya.  e-Commerce  juga  dapat didefinisikan  sebagai  suatu  cara berbelanja  atau  berdagang  secara online  atau  direct selling  yang  memanfaatkan  fasilitas  Internet  dimana  terdapat  website  yang  dapat menyediakan layanan “get and deliver“.
Jenis e-Commerce
e-Commerce  dapat  dibagi  menjadi  beberapa  jenis  yang  memiliki  karakteristik berbeda-beda yaitu:
1. Business to Business (B2B)
Business to Business e-Commerce memiliki karakteristik:
  1. Trading  partners  yang  sudah  diketahui  dan  umumnya  memiliki  hubungan (relationship)  yang  cukup  lama.  Informasi  hanya  dipertukarkan  dengan  partner tersebut. Dikarenakan  sudah mengenal  lawan  komunikasi, maka  jenis  informasi yang dikirimkan dapat disusun sesuai dengan kebutuhan dan kepercayaan (trust).
  2. Pertukaran  data  (data  exchange)  berlangsung  berulang-ulang  dan  secara berkala, misalnya setiap hari, dengan format data yang sudah disepakati bersama. Dengan  kata  lain,  servis  yang  digunakan  sudah  tertentu.  Hal  ini  memudahkan pertukaran data untuk dua entiti yang menggunakan standar yang sama.
  3. Salah  satu  pelaku  dapat  melakukan  inisiatif  untuk  mengirimkan  data,  tidak harus menunggu parternya.
  4. Model  yang  umum  digunakan  adalah  peer-to-peer,  dimana  processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.
2.  Business to Consumer (B2C)
Business to Consumer e-Commerce memiliki karakteristik sebagai berikut:
  1. Terbuka untuk umum, dimana informasi disebarkan ke umum.
  2. Servis yang diberikan bersifat umum  (generic) dengan mekanisme yang dapat digunakan oleh khalayak ramai. Sebagai contoh, karena sistem Web sudah umum digunakan maka servis diberikan dengan menggunakan basis Web.
  3. Servis diberikan berdasarkan permohonan  (on demand). Konsumer melakukan inisiatif dan produser harus siap memberikan respon sesuai dengan permohonan.
  4. Pendekatan  client/server  sering  digunakan  dimana  diambil  asumsi  (client consumer)  menggunakan  sistem  yang  minimal  (berbasis Web)  dan  processing (business procedure) diletakkan di sisi server.
3. Consumen to consumen(C2C)
Dalam  C2C  seseorang  menjual  produk  atau  jasa  ke  orang  lain.  Dapat  juga  disebut sebagai  pelanggan  ke  palanggan  yaitu  orang  yang menjual  produk  dan  jasa  ke  satu sama lain.
Lelang C2C. Dalam lusinan negara, penjualan dan pembelian C2C dalam situs lelang sangat banyak. Kebanyakan  lelang dilakukan oleh perantara, seperti eBay.com, auctionanything.com,  para  pelanggan  juga  dapat  menggunakan  situs  khusus  seperti buyit.com  atau  bid2bid.com. Selain  itu  banyak  pelanggan  yang melakukan  lelangnya sendiri  seperti  greatshop.com  menyediakan  piranti  lunak  untuk  menciptakan komunitas lelang terbalik C2C online.
4. Comsumen to Business(C2B).
Dalam C2B konsumen memeritahukan kebutuhan atas suatu produk atau jasa tertentu, dan  para  pemasok  bersaing  untuk  menyediakan  produk  atau  jasa  tersebut  ke konsumen. Contohnya  di  priceline.com,  dimana  pelanggan menyebutkan  produk  dan harga yang diinginkan, dan priceline mencoba menemukan pemasok yang memenuhi kebutuhan tersebut.  (Januri, dkk, 2008).

Keuntungan e-Commerce
  1. Bagi Perusahaan, memperpendek  jarak, perluasan pasar, perluasan  jaringan mitra  bisnis  dan  efisiensi,  dengan  kata  lain  mempercepat  pelayanan  ke pelanggan, dan pelayanan  lebih responsif, serta mengurangi biaya-biaya yang berhubungan  dengan  kertas,  seperti  biaya  pos  surat,  pencetakan,  report,  dan sebagainya sehingga dapat meningkatkan pendapatan.
  2. Bagi Consumen, efektif, aman secara fisik dan flexible
  3. Bagi Masyarakat Umum, mengurangi  polusi  dan  pencemaran  lingkungan, membuka peluang kerja baru, menguntungkan dunia akademis, meningkatkan kualitas SDM (Januri, dkk, 2008).
Kerugian e-Commerce 
  1. Meningkatkan Individualisme, pada perdagangan elektronik seseorang dapat bertransaksi  dan  mendapatkan  barang/jasa  yang  diperlukan  tanpa  bertemu dengan siapapun.
  2. Terkadang  Menimbulkan  Kekecewaan,  apa  yang  dilihat  dilayar  monitor komputer kadang berbeda dengan apa yang dilihat secara kasat mata.
Sumber : disini

My Life In Informatics Engineering

Huhuhuhu
Ya itu kata yang bisa saya katakan sekarang, memang hidup gak bisa di tebak. Dulu ketika kecil saya ingin menjadi dokter, setelahnya saya mulai merasa menjadi dokter hanyalah sebuah cita - cita yang hanya ikut- ikutan. Semakin beranjak dewasa saya mulai merasa bingung mencari jati diri saya, hingga akhirnya saya mulai memasuki jenjang perguruan tinggi. Awal mula saya memilih perguruan tinggi, tidak benar - benar dilandasi dengan rasa ingin, tapi hanya sekedar mengikuti apa yang terbaik kala itu, sampai kini akhirnya saya menjadi mahasiswa Teknik Informatika di Universitas Bengkulu. Mungkin sebagian besar orang menggangap remeh nama Universitas Bengkulu, karena memang berada di daerah yang bukan tergolong terbaik, hanya kota kecil yang sedang dalam masa perkembangan yang berada pulau Sumatera, Indonesia, yah wajar saja orang menggagap remeh. Dulu ketika sedang di Jakarta, ada orang yang pernah bertanya, Bengkulu itu daerah hutan ya? Arghhhhhhhhhhhhh. Rasanya seperti terkucilkan, tapi untungnya ada Palembang kota tetangga yang menyelamatkan. Tapi itu semua bukan alasan untuk menganggap remeh suatu institusi pendidikan, karena setelah saya masuk dan terjerumus ke Teknik Informatika Universitas Bengkulu, saya menyadari bahwa kami juga mampu bersaing dengan orang daerah lain, tahu kenapa?
Alasan saya karena saya pernah mencoba berdiskusi dengan orang yang berasal dari luar daerah, tapi ternyata ilmunya tidak seperti dibayangkan, sama saja dengan kami yang di bengkulu. Jadi dengan besar hati saya katakan AKU BANGGA KULIAH DISINI!!! hehehe. Walau banyak badai cobaan yang harus saya hadapi untuk terus bertahan disini. Apa badai itu? Jawabannya adalah TUGAS,UTS,UAS, hohohooh :D.

Friday, May 11, 2012

FB Credit Halal Free

Hemmmm,

Beralih Ke Facebook sekarang . Sebagai gamer yang termasuk suka maen game Facebook, tentu saya akan gila dengan token . Token yang bisa di bilang uang spesial dalam game. Namun Token susah dicari, kalo pengen gampang ya beli pake duit beneran :P.

Berhubung nih saya termasuk orang berdompet tipis jadi saya lebih memilih tidak beli token dari pada ngabisin duit. Karna kalo dipikir - pikir cuma ngabisin duit aja. Hahahaha
Namun, om google udah bantu saya, bantu buat cari hal - hal halal yang tidak dilarang agama untuk dapat token gratis. Saya udah browsing kesana kemari. Kalo nyari biasanya ketemu cheat. Kalo pake cheat haram,
dosanya gak gak gak kuat :P.

Jadi saya putusin terus dan terus mencari, dan akhirnya ketemu lah saya dengan 4loot. Nih saya sarankan hanya untuk orang - orang yang  sabar aja. Karna gak gampang dan gak cepat , butuh waktu. Saya saja butuh 1 minggu untuk daptkan 10 fb credits. Pertanyaannya bagaimanakah mendapatkan fb credit???

Caranya kita daftar di 4loot, linknya kalo mau ini dia. Ini link tuk masuk ke 4loot, dengan anjuran dari saya. Jadi kalo agan agan daftar lewat link itu saya dapat bonus :) . itu jika agan agan berkenan. Saya gak mau maksa, karna saya disini hanya menganjurkan.

Kalo mau masuk 4loot ada syaratnya,
- pertama install dulu hotspot shield, di google ada linknya :P
- udah di install aktifkan Hotspot shield (ato bisa disingkat hss)
- Kalo udah, masuk ke link yang sudah saya kasih tadi , di atas

- Kalo udah daftar kan diri anda, disarnkan pake facebook saja daftarnya, jadi intinya buka dulu fb anda
- Udah itu connect (masuk) ke 4 loot lewat fb
- Kalo udah terdaftar , lihat ada tollbar ways to win
- ikuti aja, ntar bakal dapat loot (koinya 4loot)
- kumpulin sampe 65 untuk 2 fb credits , 150 untuk 5 fb credits , 250 untuk 10 fb credits dan 500 untuk 25 fb credits

- caranya untuk nukar pilih spend (tombol yang warna merah di atas kanan)

* saran , nonton aja video di 4loot , bisa dapat 4 coin - 1 coin setiap nonton sampe abis (1 - 2 menit doank)
   terus juga download dan install tollbarnya 4 lott bisa dapat 25 loot
   ada juga worddash biasanya jam 2 malam sama 1 lagi kurang tau
   blitz juga cuma jawab pertanyaan dengan benar, waktu sama kayak word dash
   swf , tebak - tebakan, kalo bisa bener 7 di putaran 2 bisa mutar slot untuk dapat coin ( 1-50)
   login tiap hari sama lakukan searching dengan 4 loot bisa dapat coin
   gak repot - repot amat tapi lama nunggunya aja, karna 1 hari ada batasn semua

  untuk nonton video, yang 4 coin biasanya dari surveys saya sebelum jam 12 siang kalo nonton dapet 4 coin

Kalo ada pertanyaan hubungi aja langsung lewat komen oke :)
secepatnya pasti saya balas

Tuesday, January 24, 2012

make converter and calculating decimal to binary, sign magnitude, one's complement two's complement and float

Now, I will share for you all, how to make converter  and calculating decimal to binary, sign magnitude, one's complement two's complement and float.
First, we must now about decimal , binary , sign magnitude , one's complement two's complement and float.
You can learn about that here. I make that in Indonesian language, if you confuse about that, you can translate here.
Ok, First step for make this program :
1. open your Netbeans (I recomended to use that)


Tuesday, January 3, 2012

CREATE WALPAPER LIKE TRON


Today we will create a TRON wallpaper in Photoshop using stock photos and vectors. We will give you a precise guidance on how to do it and why certain method is better. You will get an in-depth comprehension of what you are doing. Buckle up for digital dream!
tron preview How to Create a TRON Minimal Design   Photoshop Tutorial
You will learn how to:
  • Analyze your design from o

how to make button with photoshop


Now, i want to sharing for you all about how to make button with photoshop
01 Photoshop: Create Web 2.0 Button
Create a blank canvas at about 500px (width) x 400px (height) to start off the button design. Create a new layer call ‘bg01‘. Select the Rounded Rectangular Tool, hold SHIFT and draw a round sided square in the center. Any color is fine at the current stage

Friday, December 30, 2011

How to Make a Bluetooth Device With a Cover


Create a Mixed Media Masterpiece in Photoshop – Tutorial


FINAL IMAGE

How to Create a Wall Graffiti of Bob Marley


We’re are going to immortalize the iconic Bob Marley on a brick wall – graffiti style. Graffiti has come a long way to the point that its argued by some to be respectable works of art for it was and still is considered as rude and destructive in the public sphere. On count, it is highly expressive and does lend to images/text powerful forms representation.Same goes for this tutorial where we’ll be applying Layer masks and Blend modes to merge a grunge-like image of Bob Marley with a brick wall.

Step 1
Start with a Bob Marley picture of your choice. Open a new transparent
document with the document size set to 1280 x 1024 px and a resolution of 140 inch/pixel.

Wednesday, November 30, 2011

Ampunan dan Doa (42:25-26)


Ampunan dan Doa (42:25-26)

Dan Dialah yang menerima tobat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan, (42:25)

dan Dia memperkenankan (doa) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal yang saleh dan menambah (pahala) kepada mereka dari karunia-Nya. Dan orang-orang yang kafir bagi mereka azab yang sangat keras. (42:26)

Inilah sebagian ayat yang membicarakan tentang ampunan dan doa. Topik tentang ampunan dan doa adalah topik sangat penting, karena menyangkut nasib manusia di akhirat dan juga nasib di dunia. Bagaimana tidak, harapan utama di akhirat adalah agar dosa dan kesalahan selama hidup di dunia diampuni oleh Allah. Betapapun besarnya dosa dan maksiat seseorang, ampunan selalu menjadi harapan besarnya. Dan Allah telah menjanjikan ampunan kepada hamba-hamba-Nya yang bertaubat. 
Sedangkan Doa adalah sebuah harapan yang disandarkan kepada Allah dengan sebuah keyakinan bahwa Allah akan memudahkan orang yang berdoa mencapai harapannya. 
Isi doa sangat beragam. Bisa berhubungan dengan kehidupan akhirat, bisa juga berhubungan dengan kehidupan dunia. Bahkan bisa jadi doa yang berhubungan dengan kehidupan dunia lebih dominan dibandingkan dengan akhirat. Karena doa tentang sesuatu yang berhubungan dengan akhirat sangat dipengaruhi oleh keimanan seseorang, terutama keimanan tentang kehidupan akhirat yang abadi, tentang siksa neraka dan surga, dan tentang kematian. Pendek kata seseorang yang sedang berada dalam gelimang dunia sehingga membuatnya lupa kepada Allah dan kehidupan akhiratnya, lebih sering lupa berdoa untuk kehidupan akhiratnya.
Sebaliknya doa yang berhubungan dengan kehidupan dunia lebih sering dilantunkan, baik dilantunkan dengan bibirnya setelah shalat atau waktu-waktu yang lain, ataupun dilantunkan dalam hati pada waktu-waktu utama untuk berdoa dan bahkan di setiap waktu. Belum lagi pada umumnya manusia lebih mudah mengenali problem yang berhubungan dengan dunia dibandingkan dengan problem yang berhubungan dengan akhirat. Maka tidak aneh jika doa yang berhubungan dengan dunia lebih dominan dilantunkan seseorang dibandingkan doa yang berhubungan dengan akhirat.
Itulan Ampunan dan Doa yang sesunggunya merupakan bagian
tak terpisahkan dari kehidupan manusia. 
Dua ayat tersebut di atas berbicara tentang dua hal ini sehingga karenanya menarik untuk diulas dan ditadabburi. Pemahaman yang benar tentang kedua ayat diharapkan bisa menjadi motivasi bagi seseorang untuk menggapai kehidupannya yang dipenuhi dengan ketenangan jiwa dan kebahagiaan yang sebenarnya serta beroleh keselamatan di akhirat kelak. Apapun peristiwa yang menimpanya bisa membuatnya tetap dalam ketenangan dan kebahagiaan, sebab sesungguhnya ketenangan dan kebahagiaan itu adalah bagaimana sikap kita terhadap peristiwa yang terjadi, bukan karena seberapa besar peristiwa itu.
Ayat 25 Surat 42 (As-Syura) langsung menyatakan bahwa Allah menerima taubat dan mengampuni kesalahan-kesalahan. Sebuah pernyataan yang sangat motivatif agar manusia optimis bahwa dia diterima Allah dan tidak dibiarkan atau bahkan ditolak oleh Allah. Secara psikis tentu manusia akan memiliki positif thingking kepada Allah. Padahal sebagaimana sebuah hadits qudsi menyatakan bahwa "Ana 'inda dzonni abdi bii", Aku (Allah) tergantung dari persangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Ibarat seseorang yang datang dari perjalanan melelahkan kemudai tiba-tiba melihat sebuah istana megah, dan di sana ada sebuah tulisan besar yang menyatakan bahwa "siapapun Anda yang melihat istana ini, silakan mampir sejenak untuk menikmati keindahannya tanpa dipungut biaya". Maka orang tersebut tak ada kehendak lain kecuali segera sampai di istana itu. Betapa sangat indah dan sejuk Allah mengawali ayat ini untuk menumbuhkan harapan besar akan diampuninya dosa dan kesalahan sebesar apapun dosa dan kesalahan itu.
Retorika ayat ini juga sedemikian mengesankan, karena memberikan jalan keluar dari keputusasaan para ahlul ma'ashy (ahli ma'siat) yaitu apabila mereka menginginkan ampunan yang begitu mudah, maka caranya tidak rumit, hanya dengan bertaubat kepada Allah. Maka Allah akan menerima taubatnya dan mengampuni kesalahannya. Taubat perlu dilakukan dengan sungguh-sungguh. Bukannya berpura-pura hanya untuk menipu Allah dan manusia. Manusia boleh tertipu oleh perbuatan seseorang termasuk yang hanya berpura-pura taubat, tapi Allah tidak. Hal ini dinyatkan dalam akhir ayat 25 ini, bahwa Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. Sebaik apapun perbuatan seseorang atau seburuk apapun perbuatan seseorang sudah pasti Allah mengetahuinya, sebagaimana sebaik apapun atau seburuk apapun niat seseorang untuk melakukan berbagai perbuatan, maka Allah mengetahuinya dengan jelas dan detil. Allah telah menyatakan bahwa Dia menerima taubat dan mengampuni kesalahan manusia. Pernyataan ini sungguh tidak terlepas dari pengetahuan Allah akan kehidupan manusia. Bahwa bentuk-bentuk perbuatan dosa dan kekejaman manusia telah diketahui Allah seluruhnya, sejak dari manusia pertama sampai manusia terakhir. Tidak satupun jenis kemaksiatan dan perbuatan hina manusia yang pernah dan akan hidup nanti, yang tidak diketahui secara pasti oleh Allah. Kalaupun pada zaman ini ada kelakuan bejat manusia yang sama sekali tidak terbayangkan oleh umat terdahulu misalnya, maka itupun sudah diketahui oleh Allah. Dan terhadap perbuatan-perbuatan seperti itu, semuanya, Allah telah menjanjikan taubat dan ampunan. Maha Suci Allah yang Maha Pengampun. Maka hendaklah taubat dan ampunan ini menjadi inspirasi besar bagi manusia untuk tidak pernah putus asa bertaubat kepada Allah dan mohon ampun atas semua dosa.

"dan Dia memperkenankan (doa) orang-orang yang beriman serta mengerjakan amal yang saleh dan menambah (pahala) kepada mereka dari karunia-Nya. Dan orang-orang yang kafir bagi mereka azab yang sangat keras. (42:26)"

Ayat ini menegaskan tentang doa. Disebutkan bahwa Allah memperkenankan doa orang beriman dan beramal shalih, bahkan tidak hanya itu, Allah menambahkan bagi mereka karunia-Nya, termasuk pahala. Ayat ini menjelaskan bahwa dikabulkannya doa adalah kekuasaan dan kehendak Allah. Dan Allah menjanjikan bahwa doa orang mukmin dan yang beramal saleh akan dikabulkan. Ayat ini sekali lagi berbicara tentang 'kelayakan' hamba untuk menerima karunia Allah. Sesungguhnya 'kelayakan' ini mutlak milik Allah tanpa syarat, namun Allah yang Maha Bijaksana memberikan tuntunan kepada manusia tentang bagaimana mencapai 'kelayakan' itu menurut ukuran manusia. Maka tuntunan itu adalah dengan menanamkan keimanan dalam diri dan beramal saleh dengan landasan iman dan tuntunan wahyu-Nya. 
Inilah ibroh yang seharusnya diambil dalam hubungan hamba dan Robbnya. Ibroh tentang bagaimana ber-tawazun (menyeimbangkan) dan memahami keberadaan Allah yang Maha Kuasa dan manusia yang secara fitrah memahami seluruh kejadian yang menimpanya dengan rasionalitas akalnya. Bahwa di satu sisi Kekuasaan Allah itu mutlak tanpa syarat meliputi kehidupan dunia dan akhirat seluruh makhluk, termasuk manusia. Di sisi lain manusia yang dikarunia Akal oleh Allah juga diperintahkan untuk menggunakan akalnya mentadabburi Nash Qouliyah dan alam kauny yang ada di sekitarnya. Nash Qouly adalah tuntunan langsung dari Allah melalui Rasul-Nya kepada hamba-Nya, manusia. Ayat Kauny juga sesunggunya tuntunan Allah kepada manusia, namun manusia harus memanfaatkan akalnya agar bisa mengambil pelajaran dan fenomena alam.
Selain dikabulkannya doa, ayat ini juga memberitahukan tentang karunia tambahan bagi orang mukmin dan beramal shalih dari Allah SWT. Saat-saat seorang hamba merasakan doanya sedang dikabulkan Allah adalah saat yang sangat membahagiakan. Namun Allah menambahkan kepada mukmin dan beramal shalih karunia lain yang melebihi apa yang dimintanya.


tadabbur surat al anfal ayat 63




tentang ukhwah (tadabbur surat al anfal ayat 63)


Pernah kudefinisikan ukhwah hadir karena seringnya berinteraksi, sehingga semakin mengenal dan memahami
Pernah kudefinisikan ukhwah hadir karena lapang dan dalamnya hati dalam memahami
Pernah kudefinisikan ukhwah hadir ketika seorang memahami dan membantu saudaranya dengan hati yang lapang dan ikhlas
Ternyata itu semua bukanlah ukhwah itu sendiri, lalu apa itu ukhwah?
Ikhwah fillah, itulah sepenggal pertanyaan yang pernah bergelayut cukup lama di benak saudaramu ini. Ya, sebenarnya ukhwah itu apa? Apakah sekedar seperti yang kusebutkan diatas, ternyata tidak. Menjawab pertanyaan tersebut, segera kubuka buku pedoman hidup seluruh manusia The Holy Koran. Ternyata jawabannya ada disana!!! Ketika kutelusuri ayat demi ayat hingga sampailah aku pada surat Al-anfal ayat 63
dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman)]. Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana
Coba perhatikan redaksi yang digunakan dan maknanya. Ternyata ukhwah hadir karena pemberian Allah dan merupakan salah satu nikmat Allah kepada hambaNya yang beriman. Karena ukhwah merupakan nikmat yang dikarenakan keimanan kepada Allah maka tak heran bahwa nikmatnya berukhwah pun dirasakan ketika keimanan kita sedang dalam kondisi baik.
Ikhwah fillah, coba kita renungi kembali, ketika ukhwah semakin kering, ketika ukhwah hanya sekedar menjadi pemanis bibir tanpa tindakan, ukhwah hanya ada dalam dunia harapan dan impian, ketika kita semakin tidak nyaman dengan saudara-saudara kita, hal pertama yang harus kita lakukakan adalah mengecek kembali kondisi keimanan kita. Karena siapa tahu keimana kita yang semakin menipis yang membuat Allah mencabut nikmat ukhwah dari hati-hati kita.
Ketika keimanan menipis maka tidak ada lagi hudznuzhan, yang timbul hanyalah prasangka-prasangka yang mematikan hati. Tidak ada lagi tabayun yang ada hanyalah prasangka-prasangka yang sudah pasti ‘ah!! Akh ini mah pasti begini, ukh itu mah begitu’. Mungkin itu yang sering terjadi pada kita semua. Sehingga yang terjadi adalah kecewa dan akhirnya pergi meninggalkan dakwah ini. Apakah itu yang kita inginkan?? Menjadi penyebab saudara kita meninggalkan dakwah ini !?
Karena itu, ketika kita merasa ukhwah diantara kita semakin mengering bahkan kerontang, yang harus pertama kita evaluasi adalah kondisi keimanan kita dan saudara-saudara kita, kemuadian saling ingat mengingatkanlah dalam kebenaran dan ketaqwaan. Moga Allah selalu menghadirkan ukhwah yang tulus ke dalam hati-hati kita.

Saturday, November 26, 2011

ADANYA SEBAGIAN ORANG MUSLIM YANG MASUK SURGA TANPA HISAB


ADANYA SEBAGIAN ORANG MUSLIM YANG MASUK SURGA TANPA HISAB


126. Sahl bin Saad r.a. berkata: Rasulullah saw. bersabda : Pasti akan masuk surga dari umatku tujuh puluh ribu atau tujuh ratus ribu  (periwayat ragu, 70.000 atau 700.000) bersama-sama yang satu memegang yang lain, tidak masuk yang pertama sehingga masuk juga yang akhir, wajah mereka bagaikan bulan purnama.  (Bukhari, Muslim).

قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيَدْخُلَنَّ الْجَنَّةَ مِنْ أُمَّتِي سَبْعُونَ أَلْفًا أَوْ سَبْعُ مِائَةِ أَلْفٍ شَكَّ فِي أَحَدِهِمَا مُتَمَاسِكِينَ آخِذٌ 

بَعْضُهُمْ بِبَعْضٍ حَتَّى يَدْخُلَ أَوَّلُهُمْ وَآخِرُهُمْ الْجَنَّةَ وَوُجُوهُهُمْ عَلَى ضَوْءِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِقَالَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ


129. Abu Hurairah r.a. berkata: Aku telah mendengar Rasulullah saw. bersabda:  Akan ada rombongan dari umatku tujuh puluh ribu masuk surga tanpa hisab, bercahaya muka mereka bagaikan bulan purnama.
Abu Hurairah r.a. berkata: Maka berdirilah Ukasyah bin Mihshan Al-Asadi sambil menjinjing selimutnya, lalu berkata: Ya Rasulullah. doakan semoga Allah menjadikan aku dari golongan mereka. Maka Nabi saw. berdoa: Ya Allah, jadikanlah dia dari golongan mereka.  Kemudian seorang sahabat Anshar berdiri dan berkata: Ya Rasulullah doakan semoga Allah menjadikan aku dari golongan mereka.  Jawab Nabi saw.: Engkau telah didahului oleh Ukasyah r.a.  (Bukhari, Muslim).
130. Sahl bin Saad r.a. berkata: Rasulullah saw. bersabda:  Pasti akan masuk surga dari umatku tujuh puluh ribu atau tujuh ratus ribu (periwayat ragu, antara 70 ribu atau 700 ribu), bersama-sama yang satu memegang yang lain, tidak masuk yang pertama sehingga masuk juga yang akhir, wajah mereka bagaikan bulan purnama. (Bukhari, Muslim).
131.  Ibn Abbas r.a. berkata:      Pada suatu hari Nabi s.a.w. keluar pada kami dan bersabda:  “Telah diperlihatkan kepadaku umat-umat semuanya,  ada seorang Nabi yang bersama satu orang, ada yang bersama dua orang, dan ada yang bersama rombongan tujuh orang, ada juga seorang Nabi yang sendirian tidak ada pengikutnya, lalu aku melihat rombongan besar yang telah menutup udara, maka aku mengharap semoga mereka umatku, tiba-tiba  diberitahu bahwa mereka Musa dan kaumnya, kemudian dikatakan kepadaku : ” Lihatlah“, maka aku  melihat rombongan yang lebih banyak bahkan telah menutupi ufuk, lalu disuruh melihat ke kanan dan ke kiri, maka aku melihat rombongan yang amat banyak telah memenuhi udara, lalu diterangkan bahwa mereka umatku, dan disamping mereka ada lagi tujuh puluh ribu yang akan masuk surga tanpa hisab.”
Lalu ditinggalkan oleh Nabi dan tidak diterangkan kepada kami sehingga orang-orang berbeda paham. Maka para sahabat berpendapat: Kami lahir dalam syirik, tetapi kami telah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya tetapi kemungkinan anak-anak kami. Dan tanggapan itu sampai kepada Nabi saw.
Maka Nabi saw. bersabda : Mereka yang tidak mencari nasib dengan burung, tidak berjampi, tidak ber kei (kei = membakar besi lalu ditusukkan ke tempat yang sakit), dan tetap bertawakal kepada Tuhan.  Maka berdirilah Ukasyah bin Mihshan dan bertanya: Apakah aku termasuk mereka ya Rasulullah?  Jawab Nabi saw.: Ya.  Lalu berdiri orang yang  lain dan bertanya: apakah aku dari golongan mereka?  Jawab Nabi saw.:  Engkau telah didahului oleh Ukasyah.  (Bukhari, Muslim).
132.  Abdullah bin Mas’ud r.a. berkata: Kami bersama Nabi saw. di dalam gubah (kemah), tiba-tiba Nabi saw. bertanya : Apakah kalian rela bila kalian merupakan seperempat ahli surga?  Jawab kami, Ya.  Lalu Nabi saw. bertanya lagi : Apakah kalian rela bila kalian menjadi sepertiga penduduk surga?  Jawab kami, Ya.  Lalu Nabi saw. bertanya lagi : Apakah puas bila kalian menjadi separuh penduduk surga?  Jawab kami, Ya.  Lalu Nabi saw. bersabda:  Demi Allah yang jiwa Muhammad di tanganNya, sungguh aku berharap semoga kamu merupakan sepenuh penduduk surga, dan tidak akan dapat masuk surga kecuali jiwa yang muslim, sedang kalian jika dibandingkan dengan pemeluk kesyirikan bagaikan sehelai rambut putih di tengah kulit sapi hitam.  (Bukhari, Muslim).
كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ فِي قُبَّةٍ فَقَالَ أَتَرْضَوْنَ أَنْ تَكُونُوا رُبُعَ أَهْلِ الْجَنَّةِ قُلْنَا نَعَمْ قَالَ أَتَرْضَوْنَ أَنْ تَكُونُوا ثُلُثَ أَهْلِ الْجَنَّةِ قُلْنَا نَعَمْ قَالَ أَتَرْضَوْنَ أَنْ تَكُونُوا شَطْرَ أَهْلِ الْجَنَّةِ قُلْنَا نَعَمْ قَالَ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ إِنِّي لَأَرْجُو أَنْ تَكُونُوا نِصْفَ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَذَلِكَ أَنَّ الْجَنَّةَ لَا يَدْخُلُهَا إِلَّا نَفْسٌ مُسْلِمَةٌ وَمَا أَنْتُمْ فِي أَهْلِ الشِّرْكِ إِلَّا كَالشَّعْرَةِ الْبَيْضَاءِ فِي جِلْدِ الثَّوْرِ الْأَسْوَدِ..

FIRMAN ALLAH KEPADA ADAM: “KELUARKAN UTUSAN NERAKA, DARI TIAP SERIBU, SEMBILAN RATUS SEMBILAN PULUH SEMBILAN”


FIRMAN ALLAH KEPADA ADAM: “KELUARKAN UTUSAN NERAKA, DARI TIAP SERIBU, SEMBILAN RATUS SEMBILAN PULUH SEMBILAN”




133.  Abu Sa’id Al Khudriy r.a. berkata,  Rasulullah saw. bersabda: “Allah Ta’ala berfirman: “Wahai Adam, “. Nabi Adam ‘Alaihissalam menjawab: “Labbaika, kemuliaan milik-Mu dan segala kebaikan berada di tangan-Mu”. Kemudian Allah berfirman: “Keluarkanlah utusan neraka”. Adam bertanya; “Apa yang dimaksud dengan utusan neraka? (berapa jumlahnya?) “. Allah berfirman: “Dari setiap seribu, sembilan ratus sembilan puluh Sembilan dijebloskan neraka!, Ketika perintah ini diputuskan, maka anak-anak belia menjadi beruban, dan setiap wanita hamil kandungannya berguguran dan kamu lihat manusia mabuk padahal mereka tidaklah mabuk akan tetapi (mereka melihat) siksa Allah yang sangat keras”. (QS. Alhajj 2), Para shahabat bertanya; “Wahai Rasulullah, adakah diantara kami seseorang yang selamat?”. Beliau bersabda: “Bergembiralah, karena setiap seribu yang dimasukkan neraka, dari kalian cuma satu, sedang Sembilan ratus sembilan puluh sembilannya dari Ya’juj dan ma’juj”. Kemudian Beliau bersabda: “Dan demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, aku berharap kalian menjadi di antara seperempat ahlu surga”. Maka kami bertakbir. Kemudian Beliau bersabda lagi: “Aku berharap kalian menjadi di antara sepertiga ahlu surga”. Maka kami bertakbir lagi. Kemudian Beliau bersabda lagi: “Aku berharap kalian menjadi di antara setengah ahlu surga”. Maka kami bertakbir sekali lagi. Lalu Beliau bersabda: “Tidaklah keberadan kalian di hadapan manusia melainkan bagaikan bulu hitam pada kulit sapi jantan putih atau bagaikan bulu putih yang ada pada kulit sapi jantan hitam”. (Bukhari, Muslim).


http://bukharimuslim.wordpress.com/

Hukum Pakaian dan Perhiasan


MEMAKAI WADAH EMAS & PERAK UNTUK MAKAN DAN MINUM.


1337.  Dari Ummu Salamah r.a., Rasulullah saw. bersabda: Orang yang minum dari bejana yang terbuat dari perak, sebenarnya ia menuangkan api neraka Jahanam ke dalam perutnya. (Bukhari, Muslim).

عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الَّذِي يَشْرَبُ فِي إِنَاءِ الْفِضَّةِ إِنَّمَا يُجَرْجِرُ فِي بَطْنِهِ نَارَ جَهَنَّمَ



HARAM MEMAKAI CINCIN EMAS DAN SUTRA BAGI LAKI-LAKI


1338.  Al Bara’ bin ‘Azib r.a. berkata: Nabi saw. memerintahkan kami tentang tujuh perkara dan melarang kami dari tujuh perkara pula. Beliau memerintahkan kami untuk; mengiringi jenazah, menjenguk orang yang sakit, memenuhi undangan, menolong orang yang dizhalimi, berbuat adil dalam pembagian, menjawab salam dan mendoakan orang yang bersin. Dan Beliau melarang kami dari menggunakan bejana terbuat dari perak, memakai cincin emas, memakai kain sutera kasar, sutera halus, baju berbordir sutera dan sutera tebal. (Bukhari, Muslim).

1339.  Abdurrahman bin Abi Laila berkata: Kami berada di tempat Hudzaifah. Hudzaifah minta minum lalu diberi minum oleh pembesar negeri itu dalam bejana perak. Maka bejana itu dilemparkan oleh Hudzaifah seraya berkata:  Ku kabarkan kepadamu bahwa aku telah memerintahkan kepadanya untuk tidak memberiku minum dalam bejana perak. Karena sesungguhnya Rasulullah saw. telah bersabda:  Jangan minum dalam bejana emas atau perak, dan jangan memakai sutera kembang atau sutera biasa, karena barang-barang itu untuk mereka (orang-orang kafir) di dunia, dan untuk kamu kelak di akhirat. (Bukhari, Muslim).

1340.  Abdullah bin Umar r.a. berkata: Umar bin Khatab r.a. melihat perhiasan sutra dijual di muka pintu masjid, kemudian ia berkata:  Ya Rasulullah, andaikan engkau membeli itu untuk engkau pakai hari Jumat dan ketika menerima utusan jika datang kepadamu.  Maka Nabi saw. bersabda: Sesungguhnya yang memakai itu hanyalah orang yang tidak mendapat bagian di akhirat.  Kemudian tidak lama Nabi saw. mendapat beberapa perhiasan sutra, maka beliau memberi satu kepada Umar bin Khatab r.a., dan Umar r.a. berkata:  Ya Rasulullah, engkau memberiku pakaian itu sesudah engkau bicara demikian terhadap perhiasan utharid.  Maka Sabda Nabi saw.: Aku tidak memberi kepadamu itu supaya engkau pakai.  Maka oleh Umar diberikan kepada saudaranya yang masih kafir di Makkah.  (Bukhari, Muslim)

How To Install Ubuntu 11.10

Kisah - kisah Shahih

Imam Muslim


Sejarah Singkat Imam Muslim
Quantcast
Imam Muslim dilahirkan di Naisabur pada tahun 202 H atau 817 M. Imam Muslim bernama lengkap Imam Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj bin Muslim bin Kausyaz al Qusyairi an Naisaburi. Naisabur, yang sekarang ini termasuk wilayah Rusia, dalam sejarah Islam kala itu termasuk dalam sebutan Maa Wara’a an Nahr, artinya daerah-daerah yang terletak di sekitar Sungai Jihun di Uzbekistan, Asia Tengah. Pada masa Dinasti Samanid, Naisabur menjadi pusat pemerintahan dan perdagangan selama lebih kurang 150 tahun. Seperti halnya Baghdad di abad pertengahan, Naisabur, juga Bukhara (kota kelahiran Imam Bukhari) sebagai salah satu kota ilmu dan pusat peradaban di kawasan Asia Tengah. Di sini pula bermukim banyak ulama besar.
Perhatian dan minat Imam Muslim terhadap ilmu hadits memang luar biasa. Sejak usia dini, beliau telah berkonsentrasi mempelajari hadits. Pada tahun 218 H, beliau mulai belajar hadits, ketika usianya kurang dari lima belas tahun. Beruntung, beliau dianugerahi kelebihan berupa ketajaman berfikir dan ingatan hafalanbutkan periwayatan hadits.
Selain kepada Ad Dakhili, Imam Muslim pun tak segan-segan bertanya kepada banyak ulama di berbagai tempat dan . Ketika berusia sepuluh tahun, Imam Muslim sering datang dan berguru pada seorang ahli hadits, yaitu Imam Ad Dakhili. Setahun kemudian, beliau mulai menghafal hadits Nabi SAW, dan mulai berani mengoreksi kesalahan dari gurunya yang salah menyenegara. Berpetualang menjadi aktivitas rutin bagi dirinya untuk mencari silsilah dan urutan yang benar sebuah hadits. Beliau, misalnya pergi ke Hijaz, Irak, Syam, Mesir dan negara-negara lainnya. Dalam lawatannya itu, Imam Muslim banyak bertemu dan mengunjungi ulama-ulama kenamaan untuk berguru hadits kepada mereka. Di Khurasan, beliau berguru kepada Yahya bin Yahya dan Ishak bin Rahawaih; di Ray beliau berguru kepada Muhammad bin Mahran dan Abu ‘Ansan. Di Irak beliau belajar hadits kepada Ahmad bin Hanbal dan Abdullah bin Maslamah; di Hijaz beliau belajar kepada Sa’id bin Mansur dan Abu Mas ‘Abuzar; di Mesir beliau berguru kepada ‘Amr bin Sawad dan Harmalah bin Yahya, dan ulama ahli hadits lainnya.
Bagi Imam Muslim, Baghdad memiliki arti tersendiri. Di kota inilah beliau berkali-kali berkunjung untuk belajar kepada ulama-ulama ahli hadits. Kunjungannya yang terakhir beliau lakukan pada tahun 259 H. Ketika Imam Bukhari datang ke Naisabur, Imam Muslim sering mendatanginya untuk bertukar pikiran sekaligus berguru padanya. Saat itu, Imam Bukhari yang memang lebih senior, lebih menguasai ilmu hadits ketimbang dirinya.
Ketika terjadi fitnah atau kesenjangan antara Bukhari dan Az Zihli, beliau bergabung kepada Bukhari. Sayang, hal ini kemudian menjadi sebab terputusnya hubungan dirinya dengan Imam Az Zihli. Yang lebih menyedihkan, hubungan tak baik itu merembet ke masalah ilmu, yakni dalam hal penghimpunan dan periwayatan hadits-hadits Nabi SAW.
Imam Muslim dalam kitab shahihnya maupun kitab-kitab lainnya tidak memasukkan hadits-hadits yang diterima dari Az Zihli, padahal beliau adalah gurunya. Hal serupa juga beliau lakukan terhadap Bukhari. Tampaknya bagi Imam Muslim tak ada pilihan lain kecuali tidak memasukkan ke dalam Kitab Shahihnya hadits-hadits yang diterima dari kedua gurunya itu. Kendatipun demikian, dirinya tetap mengakui mereka sebagai gurunya.
Imam Muslim yaC Shahih Muslim, berjumlah 3.030 hadits tanpa pengulangan. Bila dihitung dengan pengulangan, katanya, berjumlah sekitar 10.000 hadits. Sementara menurut Imam Al Khuli, ulama besar asal Mesir, hadits yang terdapat dalam karya Muslim tersebut bng dikenal sangat tawadhu’ dan wara’ dalam ilmu itu telah meriwayatkan puluhan ribu hadits. Menurut Muhammad Ajaj Al Khatib, guru besar hadits pada Universitas Damaskus, Syria, hadits yang tercantum dalam karya besar Imam Muslim.rjumlah 4.000 hadits tanpa pengulangan, dan 7.275 dengan pengulangan. Jumlah hadits yang beliau tulis dalam Shahih Muslim itu diambil dan disaring dari sekitar 300.000 hadits yang beliau ketahui. Untuk menyaring hadits-hadits tersebut, Imam Muslim membutuhkan waktu 15 tahun.
Mengenai metode penyusunan hadits, Imam Muslim menerapkan prinsip-prinsip ilmu jarh, dan ta’dil, yakni suatu ilmu yang digunakan untuk menilai cacat tidaknya suatu hadits. Beliau juga menggunakan sighat at tahammul (metode-metode penerimaan riwayat), seperti haddasani (menyampaikan kepada saya), haddasana (menyampaikan kepada kami), akhbarana (mengabarkan kepada saya), akhabarana (mengabarkan kepada kami), dan qaalaa (ia berkata).
Imam Muslim menjadi orang kedua terbaik dalam masalah ilmu hadits (sanad, matan, kritik, dan seleksinya) setelah Imam Bukhari. “Di dunia ini orang yang benar-benar ahli di bidang hadits hanya empat orang; salah satu di antaranya adalah Imam Muslim,” komentar ulama besar Abu Quraisy Al Hafizh. Maksud ungkapan itu tak lain adalah ahli-ahli hadits terkemuka yang hidup di masa Abu Quraisy.
Reputasinya mengikuti gurunya Imam Bukhari
Dalam khazanah ilmu-ilmu Islam, khususnya dalam bidang ilmu hadits, nama Imam Muslim begitu monumental, setara dengan gurunya, Abu Abdillah Muhammad bin Ismail al-Bukhary al-Ju’fy atau lebih dikenal dengan nama Imam Bukhari. Sejarah Islam sangat berhutang jasa kepadanya, karena prestasinya di bidang ilmu hadits, serta karya ilmiahnya yang luar biasa sebagai rujukan ajaran Islam, setelah al-Qur’an. Dua kitab hadits shahih karya Bukhari dan Muslim sangat berperan dalam standarisasi bagi akurasi akidah, syariah dan tasawwuf dalam dunia Islam.
Melalui karyanya yang sangat berharga, al-Musnad ash-Shahih, atau al-Jami’ ash-Shahih, selain menempati urutan kedua setelah Shahih Bukhari, kitab tersebut memenuhi khazanah pustaka dunia Islam, dan di Indonesia, khususnya di pesantren-pesantren menjadi kurikulum wajib bagi para santri dan mahasiswa.
Pengembaraan (rihlah) dalam pencarian hadits merupakan kekuatan tersendiri, dan amat penting bagi perkembangan intelektualnya. Dalam pengembaraan ini (tahun 220 H), Imam Muslim bertemu dengan guru-gurunya, dimana pertama kali bertemu dengan Qa’nabi dan yang lainnya, ketika menuju kota Makkah dalam rangka perjalanan haji. Perjalanan intelektual lebih serius, barangkali dilakukan tahun 230 H. Dari satu wilayah ke wilayah lainnya, misalnya menuju ke Irak, Syria, Hijaz dan Mesir.
Waktu yang cukup lama dihabiskan bersama gurunya al-Bukhari. Kepada guru besarnya ini, Imam Muslim menaruh hormat yang luar biasa. “Biarkan aku mencium kakimu, hai Imam Muhadditsin dan dokter hadits,” pintanya, ketika di sebuah pertemuan antara Bukhari dan Muslim.
Disamping itu, Imam Muslim memang dikenal sebagai tokoh yang sangat ramah, sebagaimana al-Bukhari yang memiliki kehalusan budi bahasa, Imam Muslim juga memiliki reputasi, yang kemudian populer namanya — sebagaimana disebut oleh Adz-Dzahabi — dengan sebutan muhsin dari Naisabur.
Maslamah bin Qasim menegaskan, “Muslim adalah tsaqqat, agung derajatnya dan merupakan salah seorang pemuka (Imam).” Senada pula, ungkapan ahli hadits dan fuqaha’ besar, Imam An-Nawawi, “Para ulama sepakat atas kebesarannya, keimanan, ketinggian martabat, kecerdasan dan kepeloporannya dalam dunia hadits.”
Kitab Shahih Muslim
Imam Muslim memiliki jumlah karya yang cukup penting dan banyak. Namun yang paling utama adalah karyanya, Shahih Muslim. Dibanding kitab-kitab hadits shahih lainnya, kitab Shahih Muslim memiliki karakteristik tersendiri, dimana Imam Muslim banyak memberikan perhatian pada ekstraksi yang resmi. Beliau bahkan tidak mencantumkan judul-judul setiap akhir dari satu pokok bahasan. Disamping itu, perhatiannya lebih diarahkan pada mutaba’at dan syawahid.
Walaupun dia memiliki nilai beda dalam metode penyusunan kitab hadits, Imam Muslim sekali-kali tidak bermaksud mengungkap fiqih hadits, namun mengemukakan ilmu-ilmu yang bersanad. Karena beliau meriwayatkan setiap hadits di tempat yang paling layak dengan menghimpun jalur-jalur sanadnya di tempat tersebut. Sementara al-Bukhari memotong-motong suatu hadits di beberapa tempat dan pada setiap tempat beliau sebutkan lagi sanadnya. Sebagai murid yang shalih, beliau sangat menghormati gurunya itu, sehingga beliau menghindari orang-orang yang berselisih pendapat dengan al-Bukhari.
Kitab Shahih Muslim memang dinilai kalangan muhaditsun berada setingkat di bawah al-Bukhari. Namun ada sejumlah ulama yang menilai bahwa kitab Imam Muslim lebih unggul ketimbang kitabnya al-Bukhari.
Sebenarnya kitab Shahih Muslim dipublikasikan untuk Abu Zur’ah, salah seorang kritikus hadits terbesar, yang biasanya memberikan sejumlah catatan mengenai cacatnya hadits. Lantas, Imam Muslim kemudian mengoreksi cacat tersebut dengan membuangnya tanpa argumentasi. Karena Imam Muslim tidak pernah mau membukukan hadits-hadits yang hanya berdasarkan kriteria pribadi semata, dan hanya meriwayatkan hadits yang diterima oleh kalangan ulama. Sehingga hadits-hadits Muslim terasa sangat populis.
Berdasarkan hitungan Muhammad Fuad Abdul Baqi, kitab Shahih Muslim memuat 3.033 hadits. Metode penghitungan ini tidak didasarkan pada sistem isnad sebagaimana dilakukan ahli hadits, namun beliau mendasarkannya pada subyek-subyek. Artinya jika didasarkan isnad, jumlahnya bisa berlipat ganda.
Antara al-Bukhari dan Muslim
Imam Muslim, sebagaimana dikatakan oleh Prof. Mustafa ‘Adzami dalam bukunya Studies in Hadith Methodology and Literature, mengambil keuntungan dari Shahih Bukhari, kemudian menyusun karyanya sendiri, yang tentu saja secara metodologis dipengaruhi karya al-Bukhari.
Antara al-Bukhari dan Muslim, dalam dunia hadits memiliki kesetaraan dalam keshahihan hadits, walaupun hadits al-Bukhari dinilai memiliki keunggulan setingkat. Namun, kedua kitab hadits tersebut mendapatkan gelar sebagai as-Shahihain.
Sebenarnya para ulama berbeda pendapat mana yang lebih unggul antara Shahih Muslim dengan Shahih Bukhari. Jumhur Muhadditsun berpendapat, Shahihul Bukhari lebih unggul, sedangkan sejumlah ulama Marokko dan yang lain lebih mengunggulkan Shahih Muslim. Hal ini menunjukkan, sebenarnya perbedaannya sangatlah sedikit, dan walaupun itu terjadi, hanyalah pada sistematika penulisannya saja, serta perbandingan antara tema dan isinya.
Al-Hafizh Ibnu Hajar mengulas kelebihan Shahih Bukhari atas Shahih Muslim, antara lain, karena Al-Bukhari mensyaratkan kepastian bertemunya dua perawi yang secara struktural sebagai guru dan murid dalam hadits Mu’an’an; agar dapat dihukumi bahwa sanadnya bersambung. Sementara Muslim menganggap cukup dengan “kemungkinan” bertemunya kedua rawi tersebut dengan tidak adanya tadlis.
Al-Bukhari mentakhrij hadits yang diterima para perawi tsaqqat derajat utama dari segi hafalan dan keteguhannya. Walaupun juga mengeluarkan hadits dari rawi derajat berikutnya dengan sangat selektif. Sementara Muslim, lebih banyak pada rawi derajat kedua dibanding Bukhari. Disamping itu kritik yang ditujukan kepada perawi jalur Muslim lebih banyak dibanding kepada al-Bukhari.
Sementara pendapat yang berpihak pada keunggulan Shahih Muslim beralasan — sebagaimana dijelaskan Ibnu Hajar —, bahwa Muslim lebih berhati-hati dalam menyusun kata-kata dan redaksinya, karena menyusunnya di negeri sendiri dengan berbagai sumber di masa kehidupan guru-gurunya. Beliau juga tidak membuat kesimpulan dengan memberi judul bab sebagaimana Bukhari lakukan. Dan sejumlah alasan lainnya.
Namun prinsipnya, tidak semua hadits Bukhari lebih shahih ketimbang hadits Muslim dan sebaliknya. Hanya pada umumnya keshahihan hadits riwayat Bukhari itu lebih tinggi derajatnya daripada keshahihan hadits dalam Shahih Muslim.
Karya-karya Imam Muslim
Imam Muslim berhasil menghimpun karya-karyanya, antara lain seperti: 1) Al-Asma’ wal-Kuna, 2) Irfadus Syamiyyin, 3) Al-Arqaam, 4) Al-Intifa bi Juludis Siba’, 5) Auhamul Muhadditsin, 7)At-Tarikh, 8.) At-Tamyiz, 9) Al-Jami’, 10) Hadits Amr bin Syu’aib, 11) Rijalul ‘Urwah, 12)Sawalatuh Ahmad bin Hanbal, 13) Thabaqat, 14) Al-I’lal, 15) Al-Mukhadhramin, 16) Al-Musnad al-Kabir, 17) Masyayikh ats-Tsawri, 18) Masyayikh Syu’bah, 19) Masyayikh Malik, 20) Al-Wuhdan, 21) As-Shahih al-Masnad.
Kitab-kitab nomor 6, 20, dan 21 telah dicetak, sementara nomor 1, 11, dan 13 masih dalam bentuk manuskrip. Sedangkan karyanya yang monumental adalah Shahih dari judul singkatnya, yang sebenarnya berjudul, Al-Musnad as-Shahih, al-Mukhtashar minas Sunan, bin-Naqli al-’Adl ‘anil ‘Adl ‘an Rasulillah.
Wafatnya Imam Muslim
Imam Muslim wafat pada Ahad sore, pada tanggal 24 Rajab 261 H.